Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara Ajak Kepala Sekolah se-Indonesia Medan Untuk Aktif Perangi Narkoba
Medan-Selasa (04/02), Tim advokasi BNNP Sumut mengadakan seminar yang ditujukan untuk para pembuat kebijakan di lembaga ppendidikan. Kegiatan ini yang dilakukan di aula RS Royal Prima Hospital ini mengundang Kepala – Kepala Sekolah se-kota Medan dan dinas pendidikan sebagai pesertanya. Dalam acara tersebut, Tuangkus Harianja mengatakan bahwa Narkoba sekarang ini telah menjadi momok besar yang cukup mengkhawatirkan bagi generasi sekarang ini. Narkoba tak hanya merusak fisik para penggunanya namun juga mematikan fikiran dan merusak mental penggunanya. Efek negative dari narkoba ini bahkan mampu merusak hingga mematikan generasi penerus kita yang akan datang.
Sekarang ini para bandar narkoba lebih sering mengincar anak usia remaja karena usia-usia tersebut sedang memasuki masa rawan dan anak- anak sedang dalam proses mencari jati diri sehingga lebih mudah untuk dipengaruhi. Lingkungan yang rawan akan narkoba, Kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tua di rumah dan guru di sekolah juga memperbesar kesempatan para bandar narkoba itu untuk ‘mendekati’ anak-anak kita. Apalagi narkoba sekarang ini mempunyai beragam bentuk dan dikemas dengan berbagai bentuk kemasan yang menarik layaknya jajanan anak-anak sehingga lebih sulit dikenali secara kasat mata. Oleh karena itu kewaspadaan penuh dari para orang tua dan guru mutlak diperlukan untuk mengawasi dan mendampingi murid-muridnya agar tidak terjerat dengan narkoba,ujar Kepala Bidang Pencegahan BNNP Sumut.
Oleh karena itu, seminar yang dihadiri kurang lebih 43 kepala sekolah ini diharapkan mampu mengajak para kepala sekolah untuk mampu membuat kebijakan di sekolah yang dipimpinnya agar turut serta membasmi narkoba. Kepala sekolah diharapkan turut aktif dalam mengawasi lingkungan sekolahnya dari jerat bahaya narkoba yang mengancam anak didiknya. Kegiatan yang berlangsung selama 3jam itu diharapkan mampu mengajak para kepala sekolah agar lebih intens dan focus dalam mengawasi siswanya dalam bergaul juga sehingga mampu memperkecil ruang gerak para pengedar dalam upayanya mendekati dan menghancurkan generasi kita yang akan datang.


0 komentar:
Post a Comment
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
jangan lupa Folow Twiter kami.