Sunday, 8 January 2017



BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kota Medan ibukota provinsi Sumatera Utara, Indonesia yang merupakan kota terbesar di pulau Sumatera. Dengan Jumlah penduduk yang berkisar 13.000.000 jiwa. merupakan sebuah kota yang tingkat polusi dan pencemarannya yang begitu tinggi apalagi sampah yang dapat menimbulkan pencemaran baik udara maupun tanah begitu fantastis. Padahal seperti yang telah di ketahui bahwa kriteria sebuah kota yang indah salah satunya ialah kota yang bersih dengan lingkungan yang terjaga dan terawat pula.

Kebersihan sebuah cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting dalam kehidupan sehari-hari. Dan seperti yang kita ketahui bahwa kebersihan merupakan suatu keadaan yang bebas dari segala kotoran, penyakit, dan lain lain, yang dapat merugikan segala aspek yang menyangkut setiap kegiatan dan perilaku lingkungan masyarakat.

Dan sebagaimana di ketahui bahwa kehidupan manusia sendiri tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Maka sebagai individu harusnya segala aspek yang ada dalam masyarakat harus dapat menjaga kebersihan lingkungan. Karena tanpa lingkungan yang bersih setiap individu maupun masyarakat akan menderita sebab sebuah faktor yang merugikan seperti kesehatan. Kesehatan itu begitu mahal harganya. Sehingga semuanya harus di olah dengan baik . Lingkungan yang kotor berarti penganggu kesehatan yang juga berarti membuat bibit penyakit.

Namun segala sesuatu ada kata perubahan hanya saja dalam segala persoalan-persoalan, semua ini tidak dapat dijalankan tanpa sebuah kesadaran dari setiap individu masyarakat maupun kelompok masyarakat untuk menjaga kebersihan, Maka Kebersihan itu tidak akan berguna dan menimbulkan banyak kerugian. Sebagaimana kita ketahui bahwa pandangan masyarakat tentang sadar lingkungan sangatlah minim/kurang. Dari hal tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa masyarakat masih belum peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya.

Kebanyakan dari mereka berfikir secara parsial dan hanya ingin menguntungkan diri sendiri, seperti masalah pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, pembungan limbah pabrik, polusi udara, pencemaran air, dan lain-lain. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan setiap tahunnya selalu meningkat. Dan mengakibtakan keadaan yang merugikan kota medan contohnya : banjir yang baru-baru ini terjadi karena banyaknya sampah yang menumpuk di parit-parit rumah dan kanal air.

Dengan sebuah perumpaan yang dapat di bandingkan dengan teknologi maka dapat di perhatikan bahwa secanggih-canggihnya teknologi tanpa didasari dengan kebersihan maka, teknologi itu akan hancur. Jadi, dari hal tersebutlah kita harus menyadari kebersihan itu penting. Marilah kita menjaga kebersihan secara bersama-sama.

Dari sebuah komunikasi yang dilakukan dengan masyarakat dengan memeberi penyuluhan tentang perlunya sadar akan kebersihan lingkungan. Karena kebersihan itu sebahagian dari iman. Disini peneliti berusaha agar informasi apa yang didapat diberitahukan kepada masyarakat demi membantu memnyampaikan bahwa kebersihan itu penting, Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik utnuk melakukan penelitian dengan judul : “Perilaku Masyarakat Akan Sadarnya Kebersihan lingkungan”.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan terjadilah beberapa permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1. Apakah masyarakat sudah sadar mengenai masalah kebersihan?
2. Apakah masyarakat memiliki inisiatif sendiri dalam menjalankan kebersihan?
3. Apakah masyarakat mampu berfikir secara universal dalam mengelola kebersihan?
4. Perlukah sanksi yang tegas dalam menjalankan kebersihan lingkungan?

C. Maksud dan Tujuan Penulisan
Tujuan penelitian adalah sebagai pernyataan mengenai ruang lingkup kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan masalah yang telah dirumuskan. (Jujun. 2002:213) Adapun tujuan penelitian ini adalah :
1. Masyarakat dapat mengetahui secara efektif tentang kesadaran dalam kebersihan
2. Mengetahui bahwa segala sesuatunya didasarkan dari kepribadian masing-masing
3. Mengadakan penyuluhan yang dapat membuka hati masyarakat untuk lingkungan sekitar

D. Kerangka Teori
Dalam melakukan penelitian, teori berperan sebagai landasan berfikir untuk mendukung pemecahan suatu masalah dengan jelas dan sistematis. Sesuai dengan pengertian teori menurut kerlinger yang dikutip Jalaluddin (2001:6) yakni “Himpunan konstruk (konsep), definisi, dan proposial yang mengemukakan pandangan yang sistematis tentang gejala dengan menjabarkan variabel, untuk menjelaskan dan meramalkan gejala tersebut.
Berdasarkan paparan di atas makan teori dalam pembahasan penelitian ini adalah mengutarakan tentang masalah-masalah komunikasi, perilaku masyarakat, sadar lingkungan.

Oleh karena itu pembahasan secara teoritis di bawah ini adalah : pengertian komunikasi, perilaku masyarakat dan sadar lingkungan.
1. Komunikasi
Pengertian Komunikasi Menurut Onong U.Effendy, (2002:5) “Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahukan atau untuk mengubah sikap, pendapat atau prilaku baik secara langsung maupun tidak langsung.” Berdasarkan pengertian komunikasi di atas, menunjukkan bahwa komunikasi itu meliputi proses penyampaian pesan, pembentukan kepercayaan, sikap, pendapat tingkah laku publik. Laswell dalam Onong Uchjana (2002:7) menyebutkan bahwa komunikasi meliputi lima unsur sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan itu yaitu :
a. Komunikator
b. Pesan
c. Media
d. Komunikan
e. Efek

2. Perilaku Mayarakat
a. Pengertian Perilaku
Perilaku merupakan perbuatan/tindakan dan perkataan seseorang yang sifatnya dapat diamati, digambarkan dan dicatat oleh orang lain ataupun orang yang melakukannya .

b. Pengertian Masyarakat
Masyarakat merupakan salah satu satuan sosial sistem sosial, atau kesatuan hidup manusia. Istilah inggrisnya adalah society , sedangkan masyarakat itu sendiri berasal dari bahasa Arab Syakara yang berarti ikut serta atau partisipasi, kata Arab masyarakat berarti saling bergaul yang istilah ilmiahnya berinteraksi. Ada beberapa pengertian masyarakat :

o Menurut (Selo Sumarjan 1974) masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan

o Menurut (Koentjaraningrat 1994) masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama.

o Menurut (Ralph Linton 1968) masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial.

c. Pengertian Perilaku Masyarakat Tingkah laku yang sudah menjadi pengetahuan secara umum yang diakui oleh segala lapisan masyarakat, yang berdasarkan norma-norma yang telah diketahui secar benar.

3. Sadar Lingkungan ·
Pengertian Kesadaran Kesadaran adalah keadaan seseorang di mana ia tahu/mengerti dengan jelas apa yang ada dalam pikirannya. Sedangkan pikiran bisa diartikan dalam banyak makna, seperti ingatan, hasil berpikir, akal, gagasan ataupun maksud/niat. ·

Pengertian Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar manusia yang mempengaruhi perkembangan hidup manusia baik langsung maupun tidak langsung . Lingkungan terbagi atas dua yaitu , Lingkungan abiotik dan biotik. Adapun berdasarkan UU no. 23 tahun 1997 menyebutkan bahwa kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup yang termasuk di dalamnya manusia dan perilaku manusia yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. ·

Pengertian Kesadaran Lingkungan
Kesadaran Lingkungan adalah kleadaan dimna individu masyarakat menyadari bahwa pentingnya sebuah ruang lingkup (lingkungan) yang didalamnya, terdapat makhluk-makhluk hidup yang harus dijaga kelestariannya.

E. Metode Penulisan
1. Metode penelitian adalah cara yang digunakan dalam kegiatan penelitian untuk mendapatkan data yang diperlukan sesuai masalah penelitian. Hal ini sesuai yang disebutkan Sugyono (2003:1) “Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Metode penelitian digunakan yaitu Metode Korelasional ( Metode untuk mengetahui hubungan variabel bebas dengan variabel terikat.

Hal ini sesuai yang dikatakan Sugyono bahwa metode korelasional gunanya untuk melihat apakah ada hubungan variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Penelitian ini merupakan deskriptif, menurut Bungin, Bangun (2008) adalah suatu penelitian bertujuan untuk menjelaskan, meringkaskan berbagai kondisi, berbagai situasi, aatau berbagai variabel yang timbul di masyarakat yang menjadi objek penelitian itu berdasarkan apa yang terjadi. Penelitian ini dilakukan di Kota Medan dengan mengambil objek penelitian seluruh warga.

2. Populasi dan Sampel
2.1. Populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang terdiri dari manusia, benda, hewan, tumbuhan, gejala, nilai, tes, ataupun peristiwa yang memiliki karakteristik tertentu dalam suatu penelitian. (Wasito, 2005:49) Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang tingkat kebersihan lingkungannya begitu rendah.

2.2. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang. Adapun teknik penarikan sampel yang akan dilakukan adalah dengan teknik accidental sampling (tanpa sengaja). Dalam teknik accidental sampling, sampel diambil tanpa direncanakan lebih dahulu. Sementara itu jumlah sampel yang dikehendaki tidak berdasarkan pertimbangan yang dapat dipertanggung jawabkan, asal memenuhi keperluan saja.

BAB II PEMBAHASAN
A. Identifikasi Masalah
Individu hanya berfikir untuk diri sendiri (egois) kebanyakan individu berfikir apatis ( acuh tidak acuh ) terhadap lingkungan sekitar . Padahal begitu banyak cara yang dapat di lakukan bila memang ada rasa kepeduliaan dalam membangun segalanya agar lebih baik .Dan berbagai cara telah digaungkan tetapi hanya 1 diantara 10 individu yang memiliki sifat kepeduliaan itu . Dikarenakan hal tersebut untuk menjalankan perubahan dan menyampaikan aspirasi dalam kesadaan untuk lingkungan tersebut tertutup jalannya/sulit.

Di masa sekarang , tidak ada yang tidak mungkin , para ahli pun mengembangakan dan memberi inisiatif-inisiatif yang jitu dalam menjaga kebersihan , contohnya : Pendaur ulangan . Tidak heran sekarang banyak toko-toko yang menjual alat daur ulang karena kepedulian terhadap lingkungan dan apalagi bdapat menghasilkan . Sebagaimana yang di jabarkan kenapa hanya sedikit individu yang berfikiran seperti itu layaknya individu yang tidak ingin terpurukl.

Namun dalam hal ini semuanya berjalan lebih baik apabila dilakukan beberapa kegiatan yang akhirnya bisa menyadarkan masyarakat betapa pentingnya kebersihan , betapa pentingnya dampak positif jika membuang sampah sembarangan dan betapa indahnya sebuah kota apabila kota tersebut indah , bersih , nyaman dan segar. Sehingga dengan demikian itulah aspek tersebut akan membawa keuntungan bagi kota .

Pembuatan aktivitas penyuluhan dan kelas pendaurulang disetiap kecamatan adalah hal yang baik dalam memberikan contoh konkret .Penyuluhan yang di maksud bisa dengan mengadakan seminar yang berisi materi untuk membuka hati individu dalam menyadarkan arti kebersihan yang di ketahui bahwa individu masyarakat di kota ini sangatlah minim. Tetapi bukan dengan seminar saja penyuluhan itu bdapat dilakukan , bisa dengan berkomunikasi dengan penduduk di daerah-daerah yang tingkat kebersihannya masih begitu rendah . Daur ulang biasanya menggunakan barang-barang bekas yang masih dapat dipakai untuk membuat sesuatu yang bisa dipergunakan kembali .Sehingga dengan kata lain bukan hanya membuka lapangan kerja tetapi hal ini dapat menambah kekreatifitasan yang lebih.

B. Analisis Masalah
Dengan persentase yang ada pada segala aspek mengetahui bahwa kota Medan, sebuah kota yang memiliki permasalahan mengenai kebersihan. Hanya segelintiran individu saja yang berfikir bahwa kebersihan itu penting. Sedangkan dalam hal ini aspek-aspek harus berfikir dengan perkembangan yang ada tentang bagaimana menjalankan perubahan kalau saja perubahan itu tidak di mulai dari diri sendiri. Karena apapun yang terjadi perubahan itu tidak dapat dipaksakan maupun di perintahkan .

Kota Medan bukan seperti Singapura , Malaysia , Kota Yaman dan lain lain, yang apabila ada individu membuang sampah pada tempatnya tidak merasa malu dan bersalah saat membuangnya karena belum ada kesadaran yang mendalam bahwa segalanya dapat berdampak negatif.

Dalam penganalisisan masalah ini diketahui bahwa Medan lebih menitik beratkan masalah kebersihan pada sampah. Sampah merupakan masalah perkotaan hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Di Kota Medan persoalannya lebih kompleks lantaran tidak ada intervensi dari pengambil kebijakan saat ini. Jika dibiarkan terus bakal muncul gunung sampah di pusat kota. Selama ini tender proyek-proyek di seluruh dinas teknis maupun perusahaan daerah di Pemerintah Kota (Pemko) Medan belum berjalan, termasuk di Dinas Kebersihan Medan. Hal ini menyebabkan Kota Medan semakin tampak lebih kotor atau jorok.. Sampah-sampah di permukiman tidak terangkut dan akhirnya menyumbat drainase di saat turun hujan.

Dari 4.000 ton volume sampah per hari, 1.000 ton merupakan hasil rumah tangga dengan perkiraan rata-rata menghasilkan sampah 0,5 kg per hari per rumah tangga.Sisanya, 3.000 ton, dihasilkan dari industri dan lainnya. Data di Dinas Kebersihan juga menyebutkan, 2.200 ton sampah yang tidak terangkut sebagian di buang ke sungai, parit,dan sebagian lainnya dibakar.

C. Data Penunjang
Jenis sumber data dalam penelitian ini adalah data primer. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen kuesioner terhadap pengendara sepeda motor. Instrumen penelitian adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah (Riduwan, 2008). Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang lain bersedia memberikan respons (responden) sesuai dengan permintaan pengguna. Sedangkan teknik yang digunakan adalah wawancara terstruktur, menurut Nasution (2003) menyatakan wawancara berstruktur semua pertanyaan telah dirumuskan sebelumnya dengan cermat, biasanya secara tertulis. Pewawancara menggunakan daftar pertanyaan itu sewaktu melakukan interviu.

Setelah dilakukannya penelitian terhadap beberapa individu dalam lokasi yang berbeda yang didasari oleh rendahnya kebersihan yang ada, maka diperoleh data karakteristik sebagai berikut :


Variabel Indikator
Indikator permasalahan 1. Masyarakat2. Lingkungan Kota Medan3. Kesadaran4. Sanksi
Tingkat indikator 1. Jenis Kelamin2. Usia3. Status4. Pekerjaan



1. Masyarakat
Masyarakat merupakan suatu kelompok individu yang berada pada lapisan tertinggi. Masyarakat berada pada koridor individu yang berbeda dan bervariasi. Tanpa masyarakat sebuah negara maupun kota tidak dapat berdiri . Di dalam masyarakat terdapat dua Gender (Jenis Kelamin) yaitu , Pria dan Wanita. Begitu juga pada aspek usia yang akhirnya mempengaruhi tingkat perilaku yang ada . Namun bukan hanya itu , tetapi dalam masyarakat tanpa sebuah status maupun pekerjaan akan membuat permasalahan yang akhirnya tidak dapat terpecahkan/terselesaikan karena berbagai konflik yang terjadi .

2. Lingkungan Kota Medan
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa lingkungan merupakan hal yang terpenting dalam perjalanan kebersihan, dikarenakan lingkungan merupakan sumber kehidupan makhluk hidup. Sehingga lingkungan yang identik dengan bersih membuat masyarakat/makhluk hidup nyaman tinggal berada di daerah itu. Lingkungan kota Medan yang dikatakan sebagai genangan sampah pada tahun 2007 memberikan permasalahan yang begitu signifikan bahwa lingkungan kota ini bukan lingkungan yang indah dan bersih , segala fakta yang ada hanya membuat segalanya berangan-angan untuk mendambakan lingkungan yang indah , segar dan nyaman.Sedangkan perubahan yang awalnya di agung-agungkan oleh individu pun berakhir menjadi penyesalan yang hanya berasa dikala itu tanpa menyadari bahwa segala yang ada dalam lingkungan baik itu air , tanah , udara dan lain-lain itu teramat penting.

3. Kesadaran
Berbagai alasan bahwa kebijakan yang telah di buat sudah menginterpretasi individu tentang adanya kesadaran , tetapi fakta yang ada kesadaran itu tidak di dapatkan oleh individu-individu maupun masyarakatnya dalam menjalankan kebersihan. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa kesadaran lah hal yang terpenting dalam perubahan karena tanpa kesadaran semuanya itu hanya omong kosong belaka . Hanya untuk membuat diri bersih dari prasangka bahwa individu di kota kita ini telah berkembang dan berfikir maju. Sedangkan, kesadaran yang ada bisa membuat lingkungan kita terbebas dari kotoran seperti sampah , limbah , dan lain-lain yang sering membuat kekacauan pada pencemaran yang berbentuk pada kerugian . Kesadaran begitu penting untuk ditumbuhkan tetapi bukan dengan paksaan , pengubahan perilaku individu maupun masyarkat bisa menjadi jalan masuknya sebuah perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Dari dalam diri tidak dapat dielakkan masih banyaknya yang berfikir bahwa kesadaran hanya sebercik tinta yang akhirnya mengotori dan mudah terbenam dengan perasaan yang begitu saja larut di masa sekarang. Dan tidak bisa disalahkan bahwa belum adanya kesadaran di lingkungan walau hanya hal mudah saja seperti membuang sampah pada tempatnya .

4. Sanksi
Sanksi merupakan suatu hukuman yang mutlak maupun tidak mutlak yang harus dilakukan, dibayar, maupun dilaksanakan sesuai dengan koridor hukum. Sanksi dilakukan dikarenakan adanya permasalahan dan orang yang bermasalah pada sebuah kasus yang telah berbau hukum . Pada penulisan ini sebaiknya membuat pembahasan yang masuk akal tentang hukum apa ataupun sanksi apa yang wajar diberikan kepeda orang yang melanggar kebersihan . Sebagaimana yang di ketahui bahwa bukan hanya hukum penjara saja hukuman itu terjadi tetapi ada yang namanya denda. Denda merupakan pembayaran uang atas sanksi yang telah dibuat dan disahkan oleh pihak hukum. Namun apabila hanya diberi denda, terkadang ada segelintir individu yang merasa itu sudah biasa dan malah akhirnya membuat individu tersebut apatis dan hanya berkelakuan sesuka hati. Sedangkan tanpa perlu dikatakan lagi seharusnya bahwa individu dan masyarakat lah yang bertugas dalam menjalankan kebersihan, bukan hanya petugas kebersihan yang telah di bayar. Dan sebaiknya pemikiran-pemikiran itu haruslah dibuang dan diganti dengan pemkikirabn yang lebih tertata baik sehingga dalam pelaksanaan membuka peluang perubahan segalanya tidak beranggapan susah. Dan seharusnya pemerintah membuat sebuah tindakan yang tepat dan tegas dalam menyikapi hal ini, hal-hal yang membuat individu berfikir jalan keluar terbaik . Peraturan daerah yang sudah ada sebaiknya di kembangkan dan di tegaskan sehingga tidak ada penyelewenggan yang akan terjadi.

Dan berdasarkan hasil penelitian responden yang telah di ajukan 6 dari 10 orang ini setuju dengan pengadaan hal baru ini.

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Kesadaran individu begitu penting untuk menjalankan perubahan kebersihan pada lingkungan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Namun mayoritas para masyarakat masih baru berantusias dalam signifikan yang berada di satu aspek saja. Dan para warga setuju dengan harus adanya cara-cara yang dilakukan dalam memberikan alternatif untuk lebih dapat meyadarkan masyarakat tentang nilai kebersihan.

B. Saran
Pengembangan ilmu pengetahuan, membuat segalanya dapat menjadi riset mengenai kebersihan yang ada dan sebaiknya pemerintah memberikan masukan dan kebijakan yang tegas dan tepat untuk membuat perubahan–perubahan.

Wednesday, 24 June 2015

Di pengujung semester kedua tahun ini, Lenovo Indonesia memperkenalkan berbagai rangkaian produk baru notebook full high definition (Full HD) dan all-in-one (AIO) PCdesktop untuk pasar konsumen.

Rangkaian produk tersebut antara lain notebook Lenovo U41, Lenovo YOGA 3, dan Lenovo Y70 Touch. Sedangkan di keluarga AIO desktop ada Lenovo HORIZON 2e dan Lenovo A740.

Saat peluncuran di Jakarta pada Rabu, 17 Juni 2015, Tempo menyaksikan langsung ketajaman layar Full HD. Untuk menonton film, bermain game, atau hiburan lainnya warna yang dihasilkan terlihat hidup.

Lenovo U41 – Tipis dan Ringan

Inilah notebook bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Beratnya hanya 1,6 kilogram dengan desain bodi ultra-tipis. Untuk dapur pacu, Lenovo U41 menggunakan prosesor Intel Core i7 generasi kelima yang dipadukan dengan RAM 4 GB. Urusan grafis dipercayakan pada kartu grafis Nvidia GeForce GT940 2GB.

Lenovo YOGA 3 – Laptop untuk Multimedia

Layar 14 inci yang diusungnya dilengkapi dengan teknologi Full HD. Tebalnya hanya 18,3 milimeter yang membuat laptop ini paling ramping di keluarga Yoga. Prosesornya memakai Intel Core i7 generasi kelima dan sudah ditanamkan Windows 8.1. Nvidia GeForce GT940 2GB mampu menampilkan grafis tinggi.

Y70 Touch – Laptop HD Gaming

Lenovo Y70 Touch dilengkapi dengan grafis NVIDIA GTX yang tangguh dan menjadikannya ideal untuk gamers sejati. Dengan layar 17 inci, Y70 dielngkapi layar sentuh Full HD (1920 x 1080 piksel). Untuk urusan audio, Lenovo memasang speaker stereo JBL dan subwoofer dengan Dolby Advanced Audio. Dengan berat sekitar 3,5 kilogram, Lenovo Y70 Touch lebih tipis dan ringan dibanding laptop game lain.

Lenovo HORIZON 2e - PC All-in-One Multimode

Lenovo HORIZON 2e memiliki layar berukuran 21,5 inci Full HD. Perangkat ini menawarkan dua mode, yakni tegak lurus (Stand Mode) sebagai all-in-one desktop PC dan mendatar (Modus datar) sebagai perangkat hiburan multi-user. PC ini memakai Intel Core generasi kelima dan Windows 8.1.

Lenovo A740 – All-In-One Serbaguna

Terakhir adalah Lenovo A740, yang merupakan all-in-one PC terbaru dari Lenovo dengan layar 27 inci Full-HD. Tebalnya hanya 4 milimeter yang menjadikannya salah satu all-in-one tertipis saat ini. Lenovo A740 diperkuat NVIDIA GeForce grafis, speaker JBL, dan Dolby Home Theater untuk sisi hiburan.

Sumber http://tekno.tempo.co/

Saturday, 20 June 2015

ILMU kedokteran modern mengungkapkan bahwa minum dalam keadaan berdiri menyebabkan air yang mengalir berjatuhan dengan keras pada dasar lambung dan menumbuknya, menjadikan lambung kendor dan menjadikan pencernaan sulit. Sebagaimana terus-menerus makan dan minum sambil berdiri dapat menimbulkan luka pada dinding lambung. Penemuan ini menjelaskan kepada manusia bahaya yang telah diperingatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits berikut ini.
عن أنس – رضي الله عنه – ، عن النبيِّ – صلى الله عليه وسلم – : أنه نَهى أن يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِماً . قَالَ قتادة : فَقُلْنَا لأَنَسٍ : فالأَكْلُ ؟ قَالَ :
ذَلِكَ أَشَرُّ – أَوْ أخْبَثُ – رواه مسلم
Dari Anas radhiyallahu anhu dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam : “Sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seseorang untuk minum berdiri”. Qatadah (seorang tabi’in) berkata : “Kami bertanya kepada Anas, ‘Bagaimana dengan makan sambil berdiri?’ Anas menjawab, ‘Yang demikian itu lebih jelek dan lebih buruk.’ (HR. Muslim).

Hadis-hadis dalam shohih Muslim
– Dari Anas R.A. Sesungguhnya Nabi Saw melarang minum sambil berdiri

– Dari Anas R.A. sesungguhnya Nabi Saw melarangseseorang minum sambil berdiri. Kemudian Qatadah bertanya: “Bagaimana dengan makan?“ Maka Nabi menjawab: Iitu lebih buruk lagi”.

– Dari Abi Sa’id al-Khudriy R.A. Sesungguhnya Nabi Saw melarang minum sambil berdiri.

– Dari Abi Sa’id al-Khudriy: sesungguhnya Nabi Saw melarang minum sambil berdiri.

– Dari Abi Hurairah R.A, Ia berkata: “Rasulullah Saw bersabda: Janganlah salah seorang diantaramu minum sambil berdiri, (tapi), siapa yang lupa silahkan minum (sambil berdiri).”
Hadis Muslim tentu tidak usah kita ragukan kesahihannya. Kenapa? Karena jumhur (mayoritas) ulama menyatakan bahwa hadis-hadis yang dimuat di kitab shahih Muslim (dan juga shohih Bukhori) berkualitas shohih. (Ibnu Hajar al-Atsqalani, Nazhah an-Nazr fi Nukhbah al-fikr fi mustholah ahli hadits al-asar, Muhammad bin Abdurrahman as-sakhawiy, Fath al-mughits bi syarh alfiyah al-hadits lil Iraqiy, Abu ‘Amr Utsman bin Abdurrahman Ibnu Sholah, Ulumul hadits (Muqaddimah Ibnu Sholah), Jalaluddin al-Suyuthi, Tadrib ar-Rawi fi Syarh Taqrib an-Nawawi)

Sebenarnya masih banyak riwayat lainnya pada kitab hadis yang lain yang melarang minum sambil berdiri (Sunan Abu Daud 1 hadis, Jami’/Sunan at-Tirmidzy 2 hadis, Sunan ad-Darimiy 2 hadis, Muwatha Malik 4 hadis, Musnad Ahmad bin Hambal 14 hadis, Sunan al-Kubro karya al-Baihaqiy 5 hadis, Musnad Abu Daud ath-Thoyalisi 2 hadis ), namun dengan hanya mengutip hadis-hadis Muslim di atas, sudah cukup mewakili.

Demikian banyaknya hadis yang melarang minum sambil berdiri, namun di sisi lain banyak pula hadis yang membolehkan minum sambil berdiri.

Sekecil dan seremeh apapun sesuatu menurut anggapan kita tidak akan terlepas dari sorotan Islam sehingga agama Islam memberikan petunjuk dan jalan kebaikan di dalamnya. Seperti halnya minum, Islam mengajarkan bagaimana tata cara minum. Para ulama menegaskan bahwa minum sambil duduk lebih utama dari pada minum sambil berdiri. Ini berdasarkan hadits Nabi SAW : “Janganlah di antara kalian minum sambil berdiri, bila terjadi maka muntahkanlah airnya,” (HR muslim).

Anas ra. berkata, “Nabi Saw telah melarang orang minum sambil berdiri. Qatadah bertanya kepada Anas, “Kalau makan bagaimana?” Anas menjawab), “Kalau makan berdiri lebih busuk dan jahat,” (HR Muslim).

Abu Hurairah ra. berkata, “Rasulullah Saw bersabda, ‘Janganlah salah seorang dari kalian minum sambil berdiri, maka siapa yang kelupaan hendaknya menumpahkan apa yang telah diminumnya itu.” (HR Muslim)

Di samping itu, menurut Ibnul Qoyyim ada beberapa afat (akibat buruk) bila minum sambil berdiri. Apabila minum sambil berdiri, seperti pendapat Ibnul Qoyyim, maka di samping tidak dapat memberikan kesegaran pada tubuh secara optimal juga air yang masuk kedalam tubuh akan cepat turun ke organ tubuh bagian bawah. Hal ini dikarenakan air yang dikonsumsi tidak tertampung di dalam maiddah (lambung) yang nantinya akan dipompa oleh jantung untuk disalurkan keseluruh organ-organ tubuh. Dengan demikian air tidak akan menyebar ke organ-organ tubuh yang lain. Padahal menurut ilmu kedokteran tujuh puluh persen dari tubuh manusia terdiri dari zat cair.

Tulang-tulangpun mengandung air sebanyak tiga puluh sampai empat puluh persen. Sebagian besar darah terdiri dari air dimana terdapat larutan bahan-bahan selain sel-sel darah. Akibatnya bilamana pembuangan air dari dalam tubuh lebih besar daripada pemasukannya, terjadilah dehidrasi yaitu kekurangan zat cair dalam tubuh. Begitu juga kadar air dalam jaringan tubuh diatur dengan tepat. Jika terdapat selisih sepuluh persen saja maka gejala-gejala serius akan timbul. Kalau selisih ini mencapai dua puluh persen maka orangnya akan mati.

Oleh sebab itu, dianjurkan memuntahkan air apabila terlanjur minum sambil berdiri seperti yang disebut dalam hadits di atas. Para ahli hikmah juga memberi jalan keluar bila terpaksa minum sambil berdiri yaitu menggerak-gerakan dua ibu jari kaki insya Allah akan dapat menolak efek-efek negatif seperti yang disebut di atas

Friday, 19 June 2015

Selama berpuasa, tubuh akan banyak kehilangan cairan. Untuk itulah, kita haru pandai-pandai menjaga agar tubuh tetap terhidrasi selama puasa, yaitu dengan mengonsumsi cukup cairan saat sahur dan buka puasa.
Salah satu cara memenuhi kebutuhan tubuh akan cairan adalah dengan banyak minum air putih. Minum air putih tidak hanya bisa membuat tubuh tetap bugar dan fit, namun air putih juga banyak memberikan manfaat untuk tubuh. Berikut ini lima manfaat banyak minum air putih saat buka puasa, seperti dikutip laman ABC News:
1. Meningkatkan kekuatan otak
Minum air bisa membantu seseorang untuk lebih cepat berpikir dan bertindak, demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Human Neuroscience. Para peserta penelitian yang minum air sebelum melakukan serangkaian tugas kognitif akan bereaksi lebih cepat daripada mereka yang tidak meminumnya.
2. Membantu mengontrol berat badan
Air putih adalah salah satu cara menahan lapar saat diet. Biasanya, orang yang diet disarankan untuk minum air putih saat merasa lapar. Selain itu, meminum segelas air terlebih dahulu di saat berbuka juga akan memproteksi diri kita dari konsumsi makanan secara berlebihan.
3. Menyeimbangkan cairan tubuh
Lebih dari setengah tubuh manusia adalah cairan. Air akan membantu fungsi penting dalam menjaga suhu tubuh, melindungi organ-organ vital, dan membantu melancarkan pencernaan.
4. Menurunkan risiko serangan jantung
Air merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan jantung. Sebuah studi dalam American Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa minum air lebih banyak dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner. Sementara, mengkonsumsi cairan lain selain air putih ternyata akan meningkatkan risiko penyakit ini.
5. Meningkatkan mood
Peningkata konsumsi asupan air harian bisa mengurangi intensitas sakit kepala yang berujung pada perbaikan mood, demikian menurut sebuah penelitian. Ketika tubuh tidak terhidrasi dengan baik, pembuluh darah akan melebar. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan dan memperburuk sakit kepala.

sumber www.inicaraku.com
img : http://cendikianews.com/
Merdeka.com - Ketika puasa, tubuh perlu nutrisi yang cukup agar mampu menjalani aktivitas sehari-hari. Jadi sebaiknya Anda mengikuti tips makan sehat selama puasa Ramadan seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini. Menghindari junk food Memang makanan cepat saji atau makanan olahan bisa diperoleh dengan mudah. Namun hampir tidak ada nilai gizi yang terkandung di dalamnya. 
Maka dari itu, jangan malas memasak makanan sendiri di rumah selama bulan Ramadan. Menghindari makanan putih Makanan putih contohnya adalah roti, nasi, dan gula. Pengganti makanan putih yang lebih sehat bisa diperoleh dari roti gandum, brown rice, atau madu sebagai pemanis alami. Sebab beberapa makanan putih diproses dengan menggunakan komposisi yang kurang menyehatkan dan mengalami penurunan kadar nutrisi. 
Makanan yang tidak membuat dehidrasi Dehidrasi adalah masalah umum yang terjadi selama puasa. Jika tidak ingin mengalami hal serupa, coba konsumsi makanan yang banyak mengandung air dan menghindari minuman yang membuat dehidrasi (contohnya kopi dan soda). 
Menghindari makanan yang digoreng Makanan yang digoreng, terlalu manis, atau terlalu pedas juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi selama puasa. Semuanya cukup sulit dicerna tubuh dan juga memicu masalah kesehatan serius. 
Sebagai gantinya, olah makanan dengan cara direbus atau dipanggang. Membatasi karbohidrat Kurangi porsi karbohidrat selama puasa. Sebaliknya, perbanyak serat dan protein. Tujuannya adalah untuk membuat perut kenyang lebih lama dan melancarkan pencernaan.

Sumber : http://www.merdeka.com/
Sumber gambar : https://dimasfindi.files.wordpress.com/2015/02/makanan-halal.jpg
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!