Dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, keterlibatan masyarakat dan swasta serta pemerintah menjadi aspek yang sangat penting. Pemerintah perlu mengeluarkan program yang pro lingkungan, sementara pihak swasta perlu juga menyadari akan pentingnya pemanfaatan SDA yang berkelanjutan, dan masyarakat diharapkan aksi-aksi ramah lingkungan hidup seperti memilah dan memelihara pohon atau juga menggunakan energy secara bijak.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Lubuksikaping Lubis, SH, MH saat menjadi inspektur upacara pada upacara bendera peringatan Hari Lingkungan Hidup, Hari Anti Narkotika dan Hari Keluarga Nasional, Senin (24/6).
Acara yang dipusatkan di Gelora Tuanku Imam Bonjol Lubuksikaping dihadiri Bupati Pasaman Benny Utama, Wakil Bupati Pasaman Daniel, Ketua DPRD Pasaman Syahrizal Yusuf,
Unsur Muspida, SKPD, Pengurus KNPI Kabupaten Pasaman, serta undangan lainnya.
Hari Lingkungan Hidup Tahun 2013 mengusung tema “Ubah perilaku dan pola konsumsi untuk selamatkan lingkungan” dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang mudah serta membuka kesadaran semua pihak atas pentingnya menyikapi pemanfaatan makanan dan sumber daya alam termasuk pemanfaatan makanan dan sumber daya alam termasuk pemanfaatan bahan makanan secara bijak.
“Persoalan lingkungan tidak dapat dilihat sebagai suatu yang berdiri sendiri, namun sangat terkait oleh perilaku manusia terutama dalam memenuhi kebutuhannya. Perubahan perilaku melalui gaya hidup, tentu saja akan merubah pola ekstensi sumber daya alam dan energy yang ada,” ucap Lubis.
Ia mengatakan, acara puncak rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2013 di Istana Negara. Pada peringatan tersebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang telah berprestasi dibidang lingkungan hidup, termasuk Kabupaten Pasaman yang meraih piala adipura sebagai kota kecil terbersih.
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang selama ini telah melakukan berbagai kegiatan mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, sehingga setelah penantian yang lama, Kabupaten Pasaman meraih “Piala Adipura” sebagai salah satu symbol pengelolaan lingkungan hidup yang baik oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, tuturnya.
Selanjutnya, berkenaan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Pemkab Pasaman mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap kejahatan Narkoba dan menyelamatkan masa depan kehidupan bangsa. “Ada tiga komponen penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, yaitu perang orang tua/keluarga, guru dan masyarakat,” terangnya.
Ia mengatakan, keharmonisan keluarga merupakan kunci utama pencegahan penyalahgunaan narkoba. Pada banyak kasus, para pecandu narkoba biasanya orang-orang yang kurang mendapatkan perhatian dari keluarga. Beberapa hal yang harus dilakukan oleh orang tua agar anaknya tidak menjadi korban narkoba adalah dengan menciptakan suasana hangat penuh kasih sayang, perhatian dan bersahabat dirumah, meluangkan waktu bersama anak-anak sesibuk apapun serta menanamkan kepada anak nilai-nilai budi pekerti, taat hukum dan patuh kepada agama sejak dini.(Wely/humas)
Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Lubuksikaping Lubis, SH, MH saat menjadi inspektur upacara pada upacara bendera peringatan Hari Lingkungan Hidup, Hari Anti Narkotika dan Hari Keluarga Nasional, Senin (24/6).
Acara yang dipusatkan di Gelora Tuanku Imam Bonjol Lubuksikaping dihadiri Bupati Pasaman Benny Utama, Wakil Bupati Pasaman Daniel, Ketua DPRD Pasaman Syahrizal Yusuf,
Unsur Muspida, SKPD, Pengurus KNPI Kabupaten Pasaman, serta undangan lainnya.
Hari Lingkungan Hidup Tahun 2013 mengusung tema “Ubah perilaku dan pola konsumsi untuk selamatkan lingkungan” dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang mudah serta membuka kesadaran semua pihak atas pentingnya menyikapi pemanfaatan makanan dan sumber daya alam termasuk pemanfaatan makanan dan sumber daya alam termasuk pemanfaatan bahan makanan secara bijak.
“Persoalan lingkungan tidak dapat dilihat sebagai suatu yang berdiri sendiri, namun sangat terkait oleh perilaku manusia terutama dalam memenuhi kebutuhannya. Perubahan perilaku melalui gaya hidup, tentu saja akan merubah pola ekstensi sumber daya alam dan energy yang ada,” ucap Lubis.
Ia mengatakan, acara puncak rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2013 di Istana Negara. Pada peringatan tersebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang telah berprestasi dibidang lingkungan hidup, termasuk Kabupaten Pasaman yang meraih piala adipura sebagai kota kecil terbersih.
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang selama ini telah melakukan berbagai kegiatan mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, sehingga setelah penantian yang lama, Kabupaten Pasaman meraih “Piala Adipura” sebagai salah satu symbol pengelolaan lingkungan hidup yang baik oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, tuturnya.
Selanjutnya, berkenaan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Pemkab Pasaman mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap kejahatan Narkoba dan menyelamatkan masa depan kehidupan bangsa. “Ada tiga komponen penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, yaitu perang orang tua/keluarga, guru dan masyarakat,” terangnya.
Ia mengatakan, keharmonisan keluarga merupakan kunci utama pencegahan penyalahgunaan narkoba. Pada banyak kasus, para pecandu narkoba biasanya orang-orang yang kurang mendapatkan perhatian dari keluarga. Beberapa hal yang harus dilakukan oleh orang tua agar anaknya tidak menjadi korban narkoba adalah dengan menciptakan suasana hangat penuh kasih sayang, perhatian dan bersahabat dirumah, meluangkan waktu bersama anak-anak sesibuk apapun serta menanamkan kepada anak nilai-nilai budi pekerti, taat hukum dan patuh kepada agama sejak dini.(Wely/humas)


0 komentar:
Post a Comment
Terimakasih Atas Kunjungan Anda
jangan lupa Folow Twiter kami.